Busyro Muqoddas : Kokam Harus Mampu Meneruskan Tradisi Disiplin Jendral Sudirman

20161002_12115786

Panglima Jendral Sudirman yang merupakan aktifis Hizbul Wathan Muhammadiyah dan juga perintis berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan sosok pemimpin yang memiliki integritas dan disiplin yang tinggi.

Seperti disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas dihadapan seluruh anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) saat acara Apel Kokam Cinta Negara, Minggu (2/10) di Alun-Alun Purworejo, Jenderal Sudirman memiliki integritas yang mencerminkan dua etika, yaitu vertikal dan horizontal.

“Jenderal Sudirman sangat menjaga integritasnya dalam berhubungan dengan Allah SWT, dan juga dalam berhubungan dengan antar sesama umat manusia,” ucap Busyro.

Jenderal Sudirman menurut Busyro sangat menjaga ibadahnya, yaitu dengan belajar Al-Quran dan juga mengamalkannya. Selain itu, Jenderal Sudirman juga memiliki kekuatan spiritual, kekuatan ikatan sosial, dan juga kekuatan kepemimpinan

“Kokam harus mampu meneruskan tradisi disiplin Jendral Sudirman,” tegas Busyro.

Kembali ditambahkan Busyro, selain itu di Purworejo juga pertama kali lahir Jaksa Agung pertama Indonesia, yaitu Kasman Singodimejo, yang juga merupakan tokoh Muhammadiyah yang memiliki integritas yang sama halnya seperti Jendral Sudirman.

“Muhammadiyah tidak hanya melahirkan kader untuk Muhammadiyah sendiri, melainkan juga kader bagi bangsa dan negara,” pungkas Busyro.

Busyro berpesan kepada seluruh anggota Kokam untuk dapat terus meningkatkan kualitas ibadah, membangun relasi sosial, dan juga kekuatan sosial politik. “Kokam merupakan salah satu penerus Muhammadiyah, sehingga dibutuhkan kualitas dan kuantitas yang mumpuni di dalam Kokam,

http://www.muhammadiyah.or.id/id/news-7675-detail-busyro-muqoddas–kokam-harus-mampu-meneruskan-tradisi-disiplin-jendral-sudirman.html

Related Post