KECAM AHOK, KOKAM DIY LAKUKAN AKSI TURUN KE JALAN

img_20161009_103235_hdr

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan aksi turun ke jalan pada Ahad pagi (9/10/2016). Aksi ini dilakukan untuk mengecam statemen Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama atau Ahok yang menghina Al-Qur’an dengan mengatakan “Dibohongin pakai surat Al-Maidah ayat 51”. Aksi yang dilaksanakan di Titik Nol Kilometer Jogja ini dilakukan bersama dengan Majelis Mujahidin, Tapak Suci, Harokah Islamiyah, Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Teras Dakwah, dan berbagai ormas pemuda islam lainnya.

Beberapa tokoh yang hadir diantaranya anggota Majelis Tabligh PW Muhammadiyah DIY M Fadlun Amin, Amir AM-FUI Umar Said, dan Syukri Fadholi.  Dalam tausiyahnya, Amir AM-FUI Ustad Umar Said meminta kepada seluruh umat islam agar tidak memilih pemimpin non islam. “Jangan memilih pemimpin yang kafir, apalagi yang ucapannya kotor dan tidak baik.” Ujar Umar.

Ustad Umar Said juga menambahkan bahwa tidak hanya umat islam saja yang fanatik, Ahok dan orang kafir lainnya pun juga sangat fanatik terhadap agamanya. “Fanatik tidak hanya dilakukan oleh umat islam. Ahok juga orang yang sangat fanatik terhadap agamanya. Calon presiden Amerika Serikat Donald Trump juga merupakan contoh betapa fanatiknya orang-orang kafir.” Ujar Ustad Umar.

Diakhir acara, anggota PW Muhammadiyah DIY Fadlun Amin membacakan pernyataan sikap dari umat islam di Yogyakarta. “Menyikapi sentimen Ahok kepada umat islam dengan menghina Al-Qur’an, Umat Islam menuntut aparat berwajib menangkap dan mengadili Ahok atas tuduhan penistaan agama. Kami menyatakan Jihad Fisabilillah dan melarang umat islam untuk memilih pemimpin non islam, apalagi orang yang mencaci Agama Islam. Demi Allah kami tidak rela Islam dihina.” Tegas Fadlun Amin.

Reporter: Muhammad Budi Setiawan

Related Post